Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok menjadi momentum penting dalam pengenalan kurikulum dan program ekstrakurikuler berbasis teknologi. Pada Sabtu, 31 Januari 2026, Artificial Intelligence Center Indonesia (AiCI) berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung pukul 09.00โ11.30 WIB di Sekolah Al-Misbah, Jl. Boulevard Grand Depok City, Kota Kembang, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok.
Kegiatan ini diikuti oleh guru, orang tua/wali murid, serta siswa/i dari jenjang TK hingga SMA. Melalui partisipasi ini, AiCI memperkenalkan program AI, Koding, dan Robotik sebagai solusi pembelajaran teknologi masa depan.
Tujuan Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok
Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok bertujuan untuk memperkenalkan kurikulum serta berbagai program unggulan sekolah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi teknologi bagi siswa dan orang tua.
Pada kesempatan tersebut, AiCI mendukung penguatan literasi digital dengan menghadirkan pembelajaran berbasis:
- Artificial Intelligence (AI)
- Koding (Programming)
- Robotik Edukasi
Dengan pendekatan yang interaktif, siswa dapat melihat langsung implementasi teknologi dalam dunia pendidikan.
Robotic Performance Alpha 1 E di Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok
Sesi pertama dalam Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok adalah pembukaan yang berlangsung di aula kelas. Pada sesi ini, AiCI menampilkan robotic performance dari robot humanoid Alpha 1 E.
Robot Alpha 1 E menunjukkan gerakan presisi dan respons interaktif berbasis AI. Penampilan ini langsung menarik perhatian peserta. Siswa, guru, dan orang tua menyambutnya dengan tepuk tangan meriah.
Demonstrasi ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana kecerdasan buatan dapat diterapkan dalam sistem robotik modern. Selain menghibur, penampilan tersebut juga mengedukasi peserta mengenai potensi AI dalam pembelajaran.
Booth AI, Koding, dan Robotik di Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok
Setelah sesi pembukaan, kegiatan berlanjut ke sesi kedua. Sesi ini berlangsung di masing-masing booth (kelas). Di sinilah AiCI memperkenalkan kurikulum AI, koding, dan robotik secara lebih mendalam.
Terdapat tiga jenis robot edukatif yang diperkenalkan kepada siswa dan orang tua.
1. Robot UKIT Berbasis Block Coding
Robot UKIT menggunakan sistem block coding. Metode ini memudahkan siswa memahami logika pemrograman secara visual. Oleh karena itu, robot ini sangat cocok untuk jenjang dasar hingga menengah.
Melalui robot UKIT, siswa belajar menyusun algoritma, memahami logika perintah, dan melihat hasil program secara langsung.
2. Robot Humanoid Berbasis AI
Robot humanoid berbasis AI memperkenalkan konsep kecerdasan buatan secara aplikatif. Siswa dapat memahami bagaimana sistem AI bekerja melalui gerakan, respons, dan interaksi robot.
Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya mengenal teori, tetapi juga melihat implementasinya secara nyata.
3. Robot Leanbot Berbasis Digital Twin
Leanbot menghadirkan konsep digital twin technology. Teknologi ini mengintegrasikan sistem fisik dan simulasi digital dalam satu platform.
Konsep digital twin banyak digunakan dalam industri 4.0. Oleh sebab itu, pengenalan Leanbot memberikan wawasan awal kepada siswa tentang teknologi industri masa depan.
Antusiasme Peserta dalam Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok. Siswa dari berbagai jenjang mencoba langsung ketiga robot tersebut.
Selain itu, orang tua juga aktif berdiskusi mengenai manfaat pembelajaran AI dan robotik. Banyak di antara mereka yang tertarik pada penerapan program ini sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Interaksi langsung dengan teknologi membuat siswa lebih percaya diri dan tertarik untuk belajar koding serta robotik.
Komitmen AiCI Mendukung Pendidikan Berbasis Teknologi
Partisipasi AiCI dalam Ekspo Sekolah Al-Misbah Depok menunjukkan komitmen dalam mendukung transformasi pendidikan digital. Saat ini, literasi AI, koding, dan robotik menjadi kompetensi penting bagi generasi muda.
Melalui program yang terstruktur dan berbasis praktik, AiCI mendorong siswa untuk menjadi kreator teknologi. Tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai problem solver.
Ke depan, kolaborasi antara AiCI dan Sekolah Al-Misbah diharapkan dapat terus berkembang. Dengan demikian, integrasi teknologi dalam kurikulum sekolah dapat berjalan secara berkelanjutan dan terarah.
